About Me

Foto saya
Yesterday is HISTORY Tomorrow is MYSTERY But today is a GIFT
RSS

ECLAIR


Seandainya bisa, aku ingin terbang bersamamu dan burung-burung di atas sana.
Aku ingin terus duduk bersamamu di bawah teduhnya pohon-berbagi eclair, ditemani matahari dan angin sepoi-sepoi.
Aku ingin terus menggenggam jari-jemarimu, berbagi rasa dan hangat tubuh-selamanya.

Sayangnya, gravitasi menghalangiku.
Putaran bumi menambah setiap detik di hari-hari kita.
Seperti lilin yang terus terbakar, tanpa terasa waktu kita pun tidak tersisa banyak.
Semua terasa terburu-buru.
Perpisahan pun terasa semakin menakutkan.

Aku rebah di tanah.
Memejamkan mata kuat-kuat karena air mata yang menderas.
"Aku masih di sini," bisikmu, selirih angin sore.
Tapi aku tak percaya.
Bagaimana jika saat aku membuka mata nanti, kau benar-benar tiada?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

WAJAH TELAGA



Wajah telaga tidak pernah berdusta

Ia bergetar saat udara halus menyapu mukanya

Ia beriak saat angin lincah mengajaknya menari

Ia tak menghindar dari undangan alam tempatnya

menghampar

Menghadap awan yang menunggu sabar

dini hari datang

untuk keduanya bersentuhan

Wajah telaga tidak pernah menyangkal

Ia membeku saat langit memecah menjadi miliaran kristal putih

Ia mencair saat matahari kembali di angkasa tanpa serpih

Ia tak bersembunyi dari perubahan dan gejolak hati

Menanti awan yang berubah tak pasti

hingga pagi datang

dan keduanya berpulang pada kejujuran

Izinkan wajahku menjadi wajah telaga

Merona saat disulut cinta

Menangis saat batin kehilangan kata

Memerah saat dihinggapi amarah

Menggurat saat digores waktu

Izinkan wajahku bersuara apa adanya

Bagai telaga yang tak menolak lumut juga lumpur

Namu tetap indah dalam teguh dan ikhlasnya

Kepada udara, kepada surya, kepada alam raya

Menanti engkau yang melayang mencari arti hingga

dini hari datang

Lalu kau luruh menjadi embun yang mengecupi halus

wajahku

Saat engkau mencair menjadi aku dan aku hidup oleh

sentuhanmu

Bersua tanpa samaran apa-apa

Saat semua cuma cinta

Cinta semua saat

Dan bukan lagi saat demi saat

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kaca Jendela Yang Kotor


Dari ruang kerjanya, di sebuah gedung perkantoran yang megah, seorang pengusaha

menertawakan kaca jendela pesaingnya yang berada di seberang kantornya.

Katanya, "Jendelanya pasti adalah jendela yang paling kotor di kota ini," ejeknya pada setiap

orang yang datang menemuinya.

Suatu hari seorang bijak mampir ke kantornya. Seperti biasa, pengusaha ini menunjuk ke

seberang kantornya, ke arah kantor pesaingnya, dan berkata,

"Lihat betapa kotor jendela pesaingku itu."

Orang bijak ini tersenyum lalu menyarankan pada pengusaha ini untuk membersihkan kaca

jendelanya terlebih dahulu. Pengusaha ini pun memenuhi saran dari si orang bijak.

Sesaat setelah kaca jendelanya dibersihkan ia berkomentar,

"Betapa mengherankan, begitu aku membersihkan kaca jendelaku, pesaingku ternyata juga

membersihkan kaca jendelanya. Kaca jendelanya kini tampak bersih."

Sesuatu yang tampak kotor mungkin disebabkan oleh pandangan kita sendiri yang

buram.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berani Mencoba


Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya.

"Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?"

"Ha?," kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya?"

"Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?"

"Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab

jam penuh keraguan.

"Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?"

"Dalam satu jamharus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu" tetap saja jam ragu-ragu dengan

kemampuan dirinya.

Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam.

"Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?"

"Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!" kata jam dengan penuh antusias.

Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi

detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh

dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali.

Renungan :

Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu terasa berat. Namun

sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita

anggap impossible untuk dilakukan sekalipun. Jangan berkata "tidak" sebelum Anda pernah

mencobanya.

Kata Bijak :

Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun. Yang lain dengan denyut jantung,

gairah, dan air mata. Tetapi ukuran sejati di bawah mentari adalah apa yang telah engkau

lakukan dalam hidup ini untuk orang lain.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

FROM RECTOVERSO


Dewie Lestari, atau dikenal dengan nama Deemerupakan seorang penulis handal yang kemampuannya tak diragukan lagi. Salah satu karyanya berjudul "Rectoverso". Dalam buku ini terdapat 11 kisah yang menyentuh dengan bahasa khas Dee.

Berikut ini adalah kalimat-kalimat penggalan di Rectoverso yang menurut saya adalah quotes menarik dan memiliki makna teramat dalam.

“Batal atau tidak, yang memang harus terjadi akan terjadi. Kalau kamu rasa perlu memperingatkan, pasti kamu akan dimampukan. Tapi kalau ternyata tidak perlu, sekuat apa pun kamu kepingin, kamu tidak akan bisa.”

Ini bukan diriku yang ingin kukenal; telinga yang tahu-tahu mendengar tiupan angin seperti memanggil nama seseorang; mata yang menangkap pola awan di langit seperti raut muka seseorang. Aku merasa membau wanginya di mana-mana. Hari ini, aku merasa melihat wajahnya di banyak wajah.

Aku menatapnya sambil meratap. Tolong aku. Dunia tak lagi sama. Hidup ini menjadi asing. Aku sedih untuk sesuatu yang tak kutahu. Aku galau untuk sesuatu yang tak ada. Dan jari ini ingin menunjuk sesuatu yang bisa menjadi sebab. Tapi tak kutemukan apa-apa. Pada saat yang sama, seluruh sel tubuhku seperti berkata lain. Mereka tahu sesuatu yang tak dapat digapai pikiran. Apa rasanya, jika tubuhmu sendiri menyimpan rahasia darimu?

Terpaksa, aku mengangguk. Terpaksa, semua baik-baik saja. Kusapukan mata melihat sekeliling. Dunia yang berjalan normal. Hidup yang bergulir seperti biasa. Semua yang harus baik-baik saja.

Sesuatu dalam hujan meluluhkan otot-ototku, meredakan gigil dan getar ini, mengajakku berdamai dengan firasat-firasat yang tak pernah kumaafkan, dan dengan diriku sendiri.

Aku mengetahuinya sejak kami berjumpa pertama kali. Aku merasakannya sejak ia mendekat. Aku tahu saat mereka pergi dan tak kembali. Tak peduli aku sepakat atau tidak, hirau atau tidak, hidup tetap mengirimkan pertanda padaku seperti sahabat pena satu arah yang bersikeras mengirim surat meski aku tak ingin membalas, apalagi meminta.

Namun disana aku malah jatuh hati. Dan waktu tetap kaku dan hidup tetap tak mau tahu. Ia tetap saja pergi. Tak kembali. Dan aku tetap saja diberi tahu. Tepat saat hatiku tertambat. Bahkan firasat ini tak sanggup menyelamatkannya, tak juga firasatnya, atau mata ketiganya.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Persahabatan - Kahlil Gibran


Dan jika berkata,

berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?..

Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.

Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.

Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.

Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.

Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya,

kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri,

pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.

Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya;

karena tanpa ungkapan kata,

dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita;

Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya,

mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya,

bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki,

nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan.

Karena kasih yang masih menyisakan pamrih,

di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan:

hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.

Jika dia harus tahu musim surutmu,

biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.

Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya,

untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?

Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!

Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.

Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.

Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.

# NO FIGHTING MORE IMPORTANT THAN FRIENDSHIP

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS